Ketika Supir Bus Tidak Lagi Peduli Dengan Keselamatan Penumpangnya

image
Gambar ilustrasi

Pulang ke kampung halaman tercinta adalah sesuatu yang menyenangkan bagi setiap orang,. Bisa bertemu dengan keluarga di kampung tercinta bisa menghilangkan penat yang dirasakan di tanah perantauan..
Namun jika hal yang tidak diinginkan terjadi, tentu keluarga kita akan terasa sangat kehilangan..

Bis, adalah salah satu alat transportasi yang juga sering digunakan oleh masyarakat untuk mudik selain Kereta dan sepeda motor..
Setiap harinya banyak orang-orang yang menggunakan jasanya untuk menengok keluarga tercinta yang jauh di kampung halaman..

Tetapi, apa jadinya jika keselamatan penumpang sudah tidak dipedulikan lagi?

Seperti yang saya rasakan sendiri hari Jum’at, 18 mei 2012 berangkat pulang menuju Kota Kendal, Jawa Tengah menggunakan Bis Garuda Mas jurusan Jakarta-Purwodadi ber-Plat nomor B 7##6 TZ dari Kota Cikarang..
image

Perjalanan dimulai pukul 17.30 sore, tidak ada yang aneh ketika perjalanan dimulai, cuma saya hanya melihat Spanduk bertuliskan “Utamakan Keselamatan, Bukan Kecepatan”.. dalam hati berharap semoga tidak terjadi apa-apa..
image

Perjalanan dilanjutkan melewati Karawang, supir bis mulai arogan dalam menarik gas, sering sekali gas & langsung tarik rem mendadak.. Seakan tidak mau kalah dengan bis yang lain, celah kecil pun di trabas saja..

Dan akhirnya, Braakkkk!! Bis menabrak dari belakang ibu-ibu dan anaknya yang sedang naik Vario di daerah Indramayu.. motornya sempat jatuh, tetapi ibu tersebut tidak apa-apa.. Si supir terkesan tidak peduli dengan kejadian tersebut & langsung tancap gas kembali..
Ini mengingatkan saya dengan kecelakaan bis garuda mas di indramayu awal mei lalu..

Sesampainya di Tegal, Supir semakin tidak mau kalah dengan kendaraan lain, jalan rusak juga dihajar trus dengan kecepatan Tinggi..
Akhirnya Emosi para penumpang meledak, Semua penumpang langsung teriak ke arah sopir supaya tidak ugal-ugal’an.. tetapi dijawab supir tersebut dengan kasar; “orak ono opo-opo kok podo geger wae, sopo sing ngomong mau? Ayo maju rene, aku rak wedi!” (Translate: “Tidak ada apa-apa kok ribut saja, siapa tadi yang ngomong? Ayo maju sini, saya tidak takut)..

Seketika penumpang diam semua, karena jika si supir diladenin mungkin akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan…
Supir tersebut masih menggerutu atas kejadian tersebut..

Perjalanan dilanjutkan, tetapi tetep saja si supir tidak mengubah gaya berkendara..
Semua lampu merah diterobos, menyalip-nyalip bis lain di tikungan tajam, klakson di geber-geber dan berucap kata-kata kasar sambil memanas-manasin bis lain disampingnya.. berbelok-belok seperti alap-alap liar sampai bus hampir miring dan penumpang ketakutan..
Pada waktu itu saya cuma bisa berdoa semoga tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan..

Ketika melewati alas roban yang jalannya berkelok-kelok diapit jurang dan terkenal angker, si supir tetap arogan menyalip-nyalip kendaraan lain walaupun di tikungan yang sangat tajam..
Bis sempat hampir tertabrak truk dari arah berlawanan,.. Alhamdulillah tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan bis garuda mas di batang akhir tahun lalu..
image
Gambar ilustrasi

Beberapa penumpang sempat teriak kepada supir agar lebih berhati-hati, tetapi hal tersebut diacuhkan begitu saja oleh sang supir..

Sampai di Kaliwungu, Kendal saya bergegas turun dari bis dan sangat bersyukur masih diberi selamat oleh Allah SWT..

Semoga hal seperti ini tidak terjadi pada bro sis semuanya..

Berdoalah sebelum & sesudah perjalanan..

Silahkan dikomentari, Semoga bermanfaat…

by Alfido

Advertisements

13 Komentar

    • @bapake: wes tak laporke kancaq sing nduwe knalan ning akeh garuda mas bapake..
      @juragantas: mungkin dia lg ada masalah keluarga, ato emang gila ya..
      @sheptiee: huum 🙁
      @otosatu: gak ada yg bener dgn supirnya
      @ochim karbu: g boleh main hakim sendiri bro, tapi harus rame-rame 😀

  1. kalau menurut pandangan saya sih, cara gas menghentak kemudian langsung ngerem mendadak bukan karakter bus malam, rata-rata bus malam itu lebih smooth saat menginjak rem, pasti ada sesuatu dengan si sopirnya, entah itu manajemennya yang kita tidak tahu itu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*