About these ads
jump to navigation

Semakin Banyak Motor Dijalan, Kota Kecil Saya Pun Semakin Macet.. Desember 14, 2012

Posted by Alfido Ibaeta Listiawan in Potret Jalanan.
Tags: , , , ,
trackback

image

Waktu pulang kampung kemarin saya sempet agak kaget dengan perubahan kota kecil saya di kaliwungu, kendal… Kota santri dimana saya besar dan belajar berbagai hal… Kota kecil yang sebenernya sebuah kecamatan ini telah berubah menjadi kota yang padat dan penuh, banyak banget ruko-ruko dibangun & banyak juga sawah-sawah yang dibabat menjadi perumahan… :(

Dimana mana saya temui banyak indomaret & alfamart dan jaraknya deket satu sama lain… Layaknya sebuah kota kecil yang berkembang, pemakai sepeda motor pun semakin bertambah banyak .. Penduduk pindahan dari semarang dan kecamatan sekitarnya membuat kota santri itu jadi semakin padat..

image

Jalan-jalan di sekitar pasar sore dan masjid besar al muttaqin kaliwungu pun jadi sering banget macet… pedagang pinggir jalan pun makin banyak…

Padahal dulu kota santri ini sangat sepi dan hanya ada santri-santri perantauan dari jawa barat & jawa timur… Sulit membayangkan kota kecil saya ini kedepannya… Mungkin akan jadi kota kecil yang padat.. :(

Sampeyan pernah mampir ke kaliwungu nggak bro? :) atau cuman sekedar lewat aja? Monggo di share..

“Proud To Be Safety Biker”

About these ads

Komentar»

1. yudha depp - Desember 14, 2012

macet lagi macet lagi
gara-gara si komo lewat

2. axo92 - Desember 15, 2012

maju.. :)

3. c33b - Desember 15, 2012

ikut heran juga,anak-anak SMP hampir semua sudah bawa motor sendiri,bahkan sampai pelosok desa.padahal mereka belum tentu “bisa” naik motor.apalagi yg cowok bawa bebek super,sruntulan coy…..

4. Ada2 saja - Desember 15, 2012

Saking terbiasanya pakai sepeda motor, semua orang jadi malas naik tranportasi lain, apalagi jalan kaki, semua terasa lama dan tidak praktis. Bayangkan kalau kita harus naik angkot, becak dan semacamnya, minimal harus jalan kaki menuju pangkalan. Entahlah, apa yang harus disalahkan kalau semua orang menginginkan seperti itu.

5. #99 bro. - Desember 15, 2012
6. sabartrimoyo - Desember 15, 2012

Pada gak pake helm

7. bagas29ps - Desember 15, 2012

kebumen mah masih ga terlalu mas :D

8. ambon muke bangsat - Desember 15, 2012

kaliwungu kan ndeso banget itu…
katanya kota santri kok bermunculan pasar? padahal bertentangan dg ajaran santri, klo gak salah tanda2 kiamat salah satunya ya munculnya pasar pasar baik modern maupun tradisional. ironis memang.

Alfido™ - Desember 15, 2012

maaf mas, maksudnya ndeso banget itu apa?

bapakeVALKYLA - Desember 15, 2012

ndeso gundulmu sat….
aku orang kaliwungu gak terima… !!!!
memangnya kota santri gak boleh ada pasar ya?

Yoshi - Desember 15, 2012

ngakak . . .

bapakeVALKYLA - Desember 15, 2012

:D

touringrider - Desember 15, 2012

apanya ya yang salah??? emangnya pasar apaan????

wah, saya kok gak paham ya?? dimana ada penjual+pembeli+transaksi maka itu bisa disebut pasar (pelajaran SD dulu)

9. ochim masih karbu - Desember 15, 2012

waaaah…kabeh podo metu gowo motore dewe2….

10. Othonx - Desember 15, 2012

Sering mampir..nongkrong dan ngopi di area Jabal..

11. bapakeVALKYLA - Desember 15, 2012

rame neh pas malam minggu….

12. donald - Desember 15, 2012

cedak bro wong rmh ku mijen ngaliyan

13. Agus Marciano Riyanto - Desember 15, 2012

Ya itulah faktanya bro …. Dimana sepeda motor adalah sarana transportasi yg paling prakis dan sangat diminati krn simple , murah , cepat dan irit …. Buat kerja , cari duit bahkan buat status sosial

14. Ki Salim - Desember 15, 2012

pernah lewat kaliwungu 2 kali.. tapi macet mas bro… penuh sesak. apalgi deket2 rel kereta api.. sekarang kalo lagi pulang mudik ke pekalongan milih lewat ring road utara.. agak jauh tapi relatif lancar..

15. bee jarwadi - Desember 15, 2012
16. An_Syahri - Desember 16, 2012

Jadi semrawut ya mas… kenaikan DP kemarin kayake ga ngaruh nich….

http://nzahry.wordpress.com/

17. babat7 - Desember 18, 2012

….klo ane pulang ke solo dari jakarta pasti nya lewat kendal….

18. moezib - Desember 19, 2012

lhah ,orak blk x wnungu ke pirang taun… tho. kyo ws puluhan tahum wae…

19. Raf - Desember 24, 2012

Menurut saya mah, ini salahnya pemerntah yg gak mampu nyediain transportasi massal. Kita nggak bisa nyalahin rakyat sebagai pengguna jalan pasti mereka milih yg paling murah dan praktis, ya kan?

20. andypierre - Desember 25, 2012

salam perkenalan ya dari Blogger baru amatiran :)

http://andypierre.wordpress.com

regards

21. Izul Farrachman - Januari 13, 2013

ironi pertumbuhan suatu kota di negeri ini, macet selalu mengiringi pertumbuhan suatu wilayah. kota kecil pun macet apalagi metropolitan
ntar kalau alun-alun Kaliwungu(pasar sore) dah diubah jadi taman terbuka hijau gak bakal sepadat itu bro Fido

22. Moises Bush - Januari 28, 2013

Berbicara tentang Mudik Lebaran, tahun ini saya sekeluargapun mudik ke kampung halaman tercinta yakni Jombang, kota yang khas dengan julukannya sebagai kota santri. Guna bisa sampai di tempat tujuan, Ibu beserta adik-adik saya menggunakan Bus kota untuk bisa sampai ke kampung halaman, berbeda dengan saya dan Ayah yang lebih senang melakukan tradisi mudik dengan sepeda motor, selain karena biaya yang lebih miring, dengan motor kami bisa leluasa berangkat kapanpun, dan dengan motor kami bisa beristirahat dimanapun kami mau. Untuk tahun ini pun, kami mudik dengan sepeda motor seperti tahun-tahun sebelumnya, perjalanan dari surabaya menuju jombang yang menempuh jarak sekitar 100 km kami lakukan dalam waktu 3 Jam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 380 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: