Insiden Pembakaran Mushola di Papua, Jusuf Kalla “Kambing-Hitamkan” Speaker, Kenapa?

Alfido.com | News – Hai gan.. Dagelan kembali hadir dari pemerintahan kita. Kali ini Jusuf Kalla yang sangat ‘bermusuhan’ dengan Speaker Musholla & Masjid kembali mengkambinghitamkan Speaker atas kasus di Tolikara, Papua.


Kata Jusuf Kalla, insiden tersebut dipicu oleh Speaker umat muslim Tolikara yang sedang merayakan Idul Fitri 1436 H dengan Takbiran. Namun pada saat takbiran terjadi serangan mendadak dari sekelompok oknum Teroris Gereja Injil Di Indonesia (GIDI).

image

Menurut Kalla, umat muslim tidak menghargai warga Kristen GIDI karena menggunakan Speakernya untuk Takbiran.

Berikut pernyataan Jusuf Kalla:

“Memang asal muasal soal speaker itu. Ada dua acara berdekatan yaitu Idul Fitri dan pertemuan pemuka masyarakat setempat,” kata Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (17/7/2015).

Sungguh memalukan, seorang dengan level Wakil Presiden Indonesia bisa begitu polosnya mengatakan itu kesalahan “Speaker”. Jusuf Kalla seperti tidak tau akan “hal lain” yang menjadi penyebab serang pembakaran Mushola di Tolikara tadi pagi.

Sebelumnya JK juga sering bermusuhan dengan Speaker Masjid dan Mushola karena katanya terlalu nyaring dan mengganggu umat agama lain. Entah apakah Jusuf Kalla baru kena doktrin agama lain atau bagaimana, namun Jusuf Kalla lama-lama seperti memusuhi Islam yang katanya Agamanya sendiri.

Sebelumnya juga sempat terjadi pelarangan pelaksanaan Sholat ied di Tolikara lewat sebuah surat milik komunitas Gereja setempat, berikut penampakannya:

image

Isinya:

GEREJA INJIL DI INDONESIA (GIDI)
BADAN PEKERJA WILAYAH TOLI

Kepada Yth: Umat Islam Se-Kabupaten Tolikara

Badan Pekerja Wilatah Toli (BPWT) Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) memberitahukan bahwa pada tanggal 13-19 Juli 2015 ada kegiatan Seminar dan KKR Pemuda GIDI tingkat Internasional.

Sehubungan dengan kegiatan tersebut kami memberitahukan bahwa:
1. Acara membuka lebaran (Idul Fitri –red) tanggal 17 Juli 2015, kami tidak mengijinkan dilakukan di Wilayah Kabupaten Tolikara (Karubaga)
2. Boleh merayakan hari raya di luar Kabupaten Tolikara
3. Dilarang Kaum Muslimat memakai pakain Yilbab (jilbab –red)

Demikian pemberitahuan kami dan atas perhatiannya kami mengucapkan banyak terima kasih.

Karubaga, 11 Juli 2015

KETUA WILAYA TOLI: Pdt. Nayus Wenea, S.Th
SEKRETARIS: PDt. Marthen Jingga, S.Th.MA

Dan berikut ringkasan kejadian pembakaran Mushola di Tolikara, Papua:

image

– Saat Umat Islam di Tolikara Papua menjalankan sholat Idul Fitri, tiba-tiba massa melempari jamaah saat Takbir ke-7 lalu masjid dibakar.

– Masjid diserbu dan dibakar orang-orang dari distrik.

– Massa yang disebut dari GIDI Papua (Gereje Injil Di Indonesia) menyerbu dan membakar masjid karena hari ini (Idul Fitri) mereka juga punya acara.

– Sehari sebelumnya GIDI sudah layangkan SURAT PERINGATAN agara Umat Islam TIDAK TAKBIRAN DAN TIDAK MENJALANKAN SHOLAT IED.

– Muslim dilarang Sholat Ied karena kata mereka hari ini adalah Harinya Yesus. Ada misionaris Luar Negeri juga disana untuk adakan acara GIDI hari ini.

– Setelah masjid dibakar, merembet ke rumah dan kios-kios pasar milik umat Islam. Barang-barang dijarah.

– 10 orang terkena luka bakar.

– Saat ini Umat Islam diungsikan

Advertisements