Belum Bisa Membeli Rumah, Padahal Sudah Usia 30-An ? Ini Alasannya!!

Usia 30 tahun memang sudah seharusnya memiliki kesiapan untuk membeli rumah yang layak minimal untuk diri sendiri. Namun saat ini untuk memiliki rumah di Jakarta sekalipun sangat sulit untuk diwujudkan. Kenaikan nilai jual properti dan lokasi yang semakin tergeser ke pinggiran kota menjadi faktor seseorang kesulitan memiliki rumah. Namun apa jadinya ketika kamu sudah bekerja cukup lama dan menabung dengan giat namun masih saja sulit untuk membeli rumah di usia yang sudah 30 –an ? mungkin beberapa alasan ini sedang kamu alami

 

Kawasan perumahan di pusat kota seakan akan semakin tidak dapat digapai oleh para pekerja menengah kebawah yang sudah memasuki usia 30an. Pada usia ini kebutuhan dan pengeluaran akan semakin membesar terlebih lagi bagi yang sudah berkeluarga sehingga uang yang disisihkan untuk tabungan membeli rumah seakan tidak pernah mencukupi. Sesulit itukah menabung dan mengumpulkan uang untuk membeli rumah ? apa ada alasan – alasan tertentu yang melandari dan menjadi faktor hal ini terjadi ? simak ulasan dibawah ini.

 

Suku bunga tabungan yang tidak sebanding dengan kenaikan nilai jual rumah

Bunga deposito merupakan tabungan di bank yang memiliki nilai suku bunga paling tinggi, tidak pernah sebanding dengan kenaikan nilai jual rumah. Umumnya, rumah yang dijual oleh agen properti akan mengalami kenaikan dalam kurun waktu 6 bulan dengan kisaran 6% hingga 10%. Kenaikan upah atau gaji bulananmu tidak akan dengan mudah mengejar ketinggalan dari kenaikan nilai jual rumah di Jakarta.

 

Nilai Jual Bahan Bangunan Tak Pernah Menurun

Ketika kamu sudah memiliki tanah yang siap dibangun rumah diatasnya pun tetap akan dihadapkan dengan kesulitan akan modal untuk membangun rumah tersebut. Kondisi ekonomi makro negara turut mempengaruhi harga jual material bangunan. Banyak material – material bangunan yang dibutuhkan merupakan barang import. Meskipun banyak produk local yang tak kalah baik kualitasnya, namun tetap saja material import lebih dipandang baik. Kenaikan harga rata – rata mencapai hingga 10 persen. Jika kamu hanya mengadalkan tabungan deposito bank, modal yang kamu kumpulkan akan tetap sulit untuk memenuhi impian membangun rumah.

Kamu mingkin saja bisa mensiasatinya dengan mencicil saat membangun rumah. Mulai dari yang kecil seperti membuat pondasi terlebih dahulu kemudian ke bagian – bagian lainnya secara bertahap sesuai dengan kemampuanmu merealisasikannya. Pada intinya modal yang kamu miliki harus cukup kuat.

 

Ragu Dan Enggan Ambil KPR

Membeli rumah dengan cara kredit atau mencicil merupakan salah satu cara yang cukup mudah dilakukan jika kamu ingin cepat memiliki rumah. Namun cara yang satu ini sering kali dianggap tidak baik dengan alasan sama saja dengan memiliki tunggakan pada bank, atau nilainya yang lebih mahal karena ada bunga yang harus dibayar. Padahal sebenarnya membeli rumah dengan cara KPR ini bisa dibilang sebagai cara menabung yang cukup disiplin meskipun nilainya memang lebih mahal dibandingkan dengan saat beli rumah murah di Jakarta secara tunai.

Tidak banyak memang maysrakat yang berani mengambil keputusan untuk membeli rumah dengan cara KPR atau (Kredit Pemilikan Rumah). Namun dengan aturan baru yang mengharuskan kamu membayar uang muka atau DP hanya 20 % dari nilai jual rumah, seharusnya kamu bisa dengan mudah memiliki rumah dengan cara ini. Kunci utamanya ialah pintar – pintar untuk berinvestasi dan mengelola keuangan.

Bila kamu menginginkan keuntungan besar dalam berinvestasi dalam waktu yang cepat kamu bisa memilih investasi resadana saham atau investasi saham. Namun hal ini memanng memiliki resiko yang besar pula.

 

Ragu Meskipun Sudah Memiliki Uang Muka

Ada orang – orang tertentu yang terlalu banyak mempertimbangkan berbagai hal sehingga masih tidak berani untuk membeli rumah atau bahkan untuk kredit rumah. Beberapa diantaranya bahkan sudah siap untuk membeli secara tunai. Jika kamu terus ragu dan enggan atau malah takut untuk membeli rumah. Lalu kapan kamu akan memiliki rumah idaman, ingat umurmu ini sudah mencapai usia 30-an loh !! meskipun memang membeli rumah memerlukan banyak pertimbangan dan waktu yang cukup lama, namun jika terus menerus ditunda. Nilai jual rumah akan naik. Kamu pun akan kehilangan kesempatan untuk membeli dan memiliki rumah di Jakarta.

 

Memiliki dan membeli rumah merupakan poses yang cukup panjang dan membutuhkan ekstra tenaga dan usaha lebih. Ketika kamu memutuskan untuk membeli rumah, maka kamu sudah harus membangun komitmen tersebut untuk mewujudkannya. Apalagi jika kamu sudah memiliki pasangan atau sudah berkeluarga. Kamu tentu tidak ingin terus – menerus tinggal dengan orang tua atau mertua dan merepotkannya. Kamu juga perlu privasi untuk keluargamu sendiri. Semoga ulasan dan informasi diatas bisa menyadarkan kamu dan memotivasi diri untuk segera mewujudkan impian memiliki rumah murah di Jakarta. Semangat !!!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*