Jika Aku Menjadi… Petinggi Suzuki Indonesia…

image

Sobat Motoers, maaf udah lama banget nggak nulis artikel karena kesibukan yang luar biasa.. Waktu yang padat membuat saya sulit untuk membuat artikel-artikel baru.. Namun Insya Allah kedepannya artikel di blog ini akan segera di update trus mungkin 1 – 2 artikel per hari 😀 .. Terlepas dari semuanya yang sedang hangat membahas motor-motor baru dari pabrikan garpu tala dan sayap mengepak, saya mau ngebahas dari Pabrikan berlambang S, bukan superman atau sinchan tapi Suzuki :mrgreen:

image

Melihat perkembangan market roda dua khususnya di Tanah air, hampir semuanya dikuasai oleh produsen jepang.. 4 besar diantaranya adalah Honda, Yamaha, Suzuki dan kawasaki.. Sementara pabrikan dari india dan cina juga ikut berkompetisi namun belum terlalu berpengaruh banyak… Sedangkan pabrikan motor indonesia???? 🙄 .. krikk.. krikk..  Kita bahas di lain artikel aja 😀

Untuk pabrikan Yamaha dan Honda seperti yang kita tau mereka masih bertarung memperebutkan no satu dalam hal jualan motor.. Sedangkan Suzuki dan Kawasaki masih muter-muter di segmen mereka masing-masing.. 😀
image

di artikel ini saya coba membayangkan apa yang bisa saya lakukan seandainya ditunjuk sebagai Petinggi Suzuki motor indonesia.. Dimana market penjualan motor masih stagnan dan cenderung menurun.. serta Mindset masyarakat yang masih terpaku ke yamaha dan honda juga masih sulit dirubah.. Trus gimana donk???
image

Kalo kita lihat market Suzuki saat ini bisa dikatakan masih sangat bertumpu pada satu produk yaitu satria fu.. Sedangkan produk lain seperti penggembira saja.. Disatu sisi sebenarnya Suzuki mempunyai sebuah kunci yang bisa merebut hati masyarakat lewat produk dan pelayanannya.. apa itu?? 🙄

Suzuki sudah punya mesin yang lumayan mumpuni dari gen satria fu.. Sebenarnya ini kesempatan emas suzuki untuk unjuk gigi di segmen 150cc batangan, bila perlu hidupin fxr atau gsr150 yang lebih cakep…. Kalo bisa sih jangan telat lagi seperti kasus Suzuki Let’s yang telat nyemplung ke dunia matic fashion.. 🙁

Dan Suzuki lewat thundernya juga berpeluang unjuk gigi dulu di segmen sport retro atau japs style… bisa jadi first mover juga malahan 😀 .. As we know di tanah air ini, masyarakat selalu berpikir “First mover is always a winner” .. Atau bisa juga si Thunder dirubah seperti inazuma mini atau baby inazuma.. Hmm, tambah maknyus.. :mrgreen:
image

Trus di segmen bebek yang kabarnya ada bebek baru lagi yang mau ditelurin oleh suzuki, sebenarnya hanya butuh iklan yang lebih banyak aja, n kalo bisa dari segi desain juga lebih mumpuni.. Dijamin semua market lama-lama bisa naik… 🙂

Terakhir dalam segi promosi, Suzuki bisa meniru Yamaha dan Honda yang bagian marketingnya edan-edan’nan.. dari bikin event gede seperti matic custom, otocontest, skubek contest, atau bahkan race contest… 🙄

Gimana suzuki, mau mencoba? Atau masih mempertahankan strategy lama? 😀

It’s all just my opinion… 🙂

Jika kalian jadi petinggi Suzuki, kalian pengen gimana bro??

Monggo dikomentari,..

“Proud To Be Safety Biker”

18 Komentar

  1. IMHO nih bro.. kehancuran suzuki motor itu diawali oleh mbrojolnya Thunder 125 yang penjualannya meningkat tajam terus ambrol.. kare image Thunder dari dulu itu motor sekelas inazuma yg mindsetnya adalah “elegan sporty”.. IMHO lho bro..

    Saran buat Gan Alfi.. kalo jadi petinggi Suzuki:
    1. Pisahkan antara roda sepeda motor dan mobil dalam marketingnya.. jangan iklan 1 untuk semua.. (ngirit amat dan bikin persepsi “pelit” dan gak fokus)
    2. senada dg bro Alfi, keluarkan Sport batangan 150 cc, 250 cc
    3. untuk bagasi motor harus luas, part semacam kabel2 di bawah jok jangan amburadul…
    4. suspensi terutama belakang..pakai teknologi terkini..
    5. desain juga inspirasikan dari moge dengan garis sporty meruncing.. jangan membulat terus..

    sebetulnya banyak sih.. ya belajar saja dari pabrikan lain.. desain, performa, marketing…

    maap klo ada salah kata 🙂

  2. pastinya semua yg anda pikirkan juga ada di benak para petinggi suzuki, sedangkan suzuki indonesia (mungkin) terikat dg kebijakan suzuki regional jadi nggak bisa membuat keputusan sendiri. sedangkan indonesia tdk dijadikan andalan bagi suzuki pusat, ibaratnya tutup pun nggak ngefek buat mereka. hal ini berbeda dg yamaha dan honda, indonesia termasuk tulang punggung makanya mereka all out

  3. tidak semudah membalikan telapak tangan…..msalah internal n strategi perusahaan tu lain,tidak ada perusahaan yg ingin terpuruk,dan yg pasti para insinyur n profesor di sana itu bkn orng bodoh…bicara n komentar memang mudah lain ceritanya jika kita terjun n merasakan langsung…

  4. 1. velg racing palang 3 saya ganti jadi palang 4-5…
    2. segmentnya produk suzuki skg ga jelas…coba liat di matic?
    3. tuz perbaiki manajemennya dulu lah…mslhx sy bukan org dalam suzuki jd g taw masalah internalnya

    #itu foto inazuma ternyata kecil jg ya,,hampir sekecil anak SD disebelahe…huahaha

  5. suzuki tu entah kurang cerdas atau terlalu berhati hati ato ga menyadari potensi,atau ga pede dengan potensi dan kemampuannya
    suzuki terlalu banyak membuang kesempatan dan menyia nyiakan potensi yang dimilikinya..
    -desain aam jago pada bebek
    -mesin satria FU
    -FXR

    untuk thunder 125 sebetul nya potensial dan lebih bila sedikit dibenahi dengan mempertahankan konsep desainnya yang classic sport…misal seperti perubahan pelek jadi ring 17 dan pake palang 2 aja…lebih bayak warna item(dof) pada part nya yang berwarna silver seperti sok depan ,pelek dan mesin.. juga kenalpot..dijamin semakin seporti dan modern meski konsep nya tetep classic..lampu winker juga diubah lebih kompak(tidak terlalu panjang)
    striping nya juga dibuat sedikit lebih sederhana yang clasic sporty…

1 Trackback / Pingback

  1. Hadir di MotoGP Australia, Doohan bakal kendarai RC213V | motogpnews.biz

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*