Penembakan Pesawat MH17 Malaysia Airlines, Ketidaksengajaan atau Sudah Diskenario?

image

Alfido.com | News (18 Juli 2014) – Banyak teori bermunculan atas peristiwa dahsyat tertembaknya pesawat sipil MH17 milik Malaysia Airlines di perbatasan Ukraina – Rusia. Namun belum ada yang bisa membuktikan siapa yang salah atas kejadian tersebut

Roket BUK made in rusia dipastikan menjadi satu-satunya senjata yang bisa meluluhlantakan pesawat mh17 yang terbang di ketinggian ±10.000 Mil diatas laut.

image

Pihak ukraina menyalahkan rusia atas penembakan tersebut, namun Vladimir putin presiden rusia menampik hal tersebut dan mengatakan ukraina lah yang melakukannya.

Kedua belah pihak saling tidak ingin disalahkan. Namun ada satu teori yang cukup kuat yang membuat pesawat malaysia airlines boeing 777 MH17 tertembak rudal. Yaitu miripnya kelir pesawat mh17 dengan pesawat kepresidenan Rusia (yang dinaiki putin)

Berbagai sumber mengatakan pesawat Putin lebih dahulu lewat ketika MH17 memasuki jalur terbangnya. Namun nahas selisih beberapa waktu tersebut membuat penembak pesawat putin salah sasaran dan menembak pesawat Sipil MH17 yang menewaskan 298 Nyawa 🙁

image
Pesawat MH17 Malaysia Airlines

image
Pesawat Rusia

Ukraina juga melaunch percakapan militan Pro-rusia yang telah menembak pesawat tersebut jatuh. Pro-rusia mengatakan mereka telah menembak pesawat putin namun isinya wanita dan anak-anak serta dokumen yang ada hanyalah dokumen Universitas Thompson milik Warga Negara Indonesia.

Berikut pembicaraan antara komandan Republik Rakyat Donetsk, Igor Bezler dengan seseorang yang diyakini seorang kolonel Angkatan Bersenjata Rusia, Vasili Geranin.

“Kami baru saja menembak jatuh sebuah pesawat. Itu milik kelompok penambang. Jatuh, di luar Enakievo,” ujar Bezler.

Kemudian Geranin menanyakan soal keberadaan pilot dari pesawat itu. “Berapa menit yang lalu, pesawat itu jatuh?” Tanya Geranin. “Sekitar 30 menit yang lalu,” kata Bezler.

Percakapan selanjutnya di dalam video itu terdengar dua orang yang diduga anggota kelompok separatis. Salah satu di antara mereka melaporkan temuan, setelah melakukan pengecekan terhadap pesawat yang mereka tembak.

“Pesawat hancur berkeping-keping di udara, dekat dengan lokasi penambangan Petropavlovskaya. Ada sekitar 200 orang yang tewas. Kami telah menemukan dua ratus jenazah. Mereka semua warga sipil,” ujar salah seorang anggota separatis.

Anggota itu kemudian melanjutkan kalimatnya dan memastikan bahwa pesawat yang mereka tembak bukanlah pesawat militer, melainkan pesawat sipil. “Saya belum tahu, itu pesawat apa. Kami belum tiba di lokasi tepat ditemukannya puing-puing pesawat. Saat ini, saya berada dekat dengan lokasi jasad mulai berjatuhan,” dia melanjutkan.

Salah satu anggota lainnya bertanya apakah ditemukan senjata. Namun, rekan kelompok separatis lainnya, menyebut tidak ada senjata. “Tidak ada sama sekali.
Semua benda-benda itu milik warga sipil, mulai dari peralatan medis, handuk dan tisu toilet,” kata anggota separatis itu lagi.

Dia juga menyebut, menemukan dokumen milik warga indonesia, berasal dari Universitas Thompson.

Dalam percakapan selanjutnya terdengar anggota separatis melaporkan kepada seseorang yang ditulis Kozitsyn. “Di televisi mereka mengatakan pesawat yang jatuh milik Ukraina, jenis Antonov, An-26. Tapi, kemudian laporan menyebut itu milik Malaysia Airlines. Apa yang mereka lakukan di teritori Ukraina?”, tanya salah satu anggota separatis itu.

Sementara Kozitsyn menduga pesawat itu membawa mata-mata. “Untuk apa mereka terbang di sini? Ini merupakan perang yang tengah berlangsung,” ujar
Kozitsyn.

Tragis, miris dan bikin lemes semua yang mendengar, membaca dan melihat berita tersebut. 298 nyawa tewas sia-sia diatas langit ukraina.

Pihak internasinal telah menyelidiki kasus ini dengan sangat ketat. Semoga hasilnya bisa keluar dan tidak memihak salah satu kubu.

Posted by Alfido
Email: alfido@ymail.com
Google+: +Alfido Listiawan
Twitter: @alfido30

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*