Jembatan Comal Resmi Beroperasi Kembali, Hanya Mobil Kecil dan Motor yang Boleh Lewat (Arus Padat)

image
Arus Kendaraan Pagi ini di Jembatan Comal - kompas

Alfido.com | News (24 Juli 2014) – Hai gan, akhirnya pagi ini Jembatan Comal yang fenomenal resmi dibuka kembali untuk umum. Namun saat ini hanya mobil kecil dan motor saja yang boleh lewat. Dari pantuan lokasi Jembatan masih sangat, sangat, sangat macet tidak bergerak karena saking banyaknya volume kendaraan. (update jam 3.00 wib)

Demikian dilaporkan wartawan Kompas.com, Fikri Hidayat, dari Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang, Kamis dini hari.

Kendaraan yang dapat melintasi jalur jembatan comal saat ini adalah kendaraan kecil pribadi dan sepeda motor. Sementara itu, bus dan truk masih diarahkan ke jalur alternatif.

Saat ini, lalu lintas di sekitar Jembatan Comal padat banget. Semua kendaraan di sekitar jembatan tersebut nggak bergerak sama sekali.

Menteri Pekerjaan Umum mengatakan, jika uji teknis ini tidak baik, jembatan Comal akan ditutup kembali.

Sebelumnya, untuk mencegah penumpukan kendaraan semakin parah, petugas mengarahkan kendaraan pribadi dan sepeda motor menggunakan sejumlah jalur alternatif. Sayangnya, kondisi sejumlah jalur alternatif rusak, masih dalam perbaikan, dan minim penerangan jalan.

Jembatan Babakan di Kecamatan Ketanggungan dan jembatan Talangponcong di Brebes rawan rusak jika beban kendaraan yang menumpuk terlalu berat. Sementara ruas jalan di jalur Pekuncen-Legok-Pasiraman-Kalisasri-Cilongok saat ini masih dalam proses peninggian jalan.

Beberapa jalur alternatif lain yang dapat dilalui dari Purwokerto arah Yogyakarta adalah Gunung Tugel-Banyumas-Kemranjen-Kebumen. Untuk menghindari kemacetan di jalur selatan Cilacap, pengendara dapat melintasi jalur Rawalo-Patikraja- Kalibagor-Banyumas-Buntu-Kebumen. Pemudik juga disarankan melalui jalur tengah Purwokerto-Purbalingga-Banjarnegara- Wonosobo-Temanggung-Bawen- Salatiga-Solo.

Pemudik yang melintasi jalur selatan dan sampai di Gombong, Kebumen, disarankan menghindari jalur utama Kebumen-Purworejo. Jalur alternatif yang dapat dilalui antara lain Rowokele- simpang tiga Sangkal Putung-Buayan-Kuwarasan-Jalan Lintas Selatan-Selatan (JLSS)- Purworejo atau melalui simpang tiga Guyangan ke selatan melalui Adimulyo-Petanahan-JLSS-Purworejo.

Pemudik dari arah Kroya menuju Yogyakarta dapat mengambil jalur alternatif melalui Nusawungu-Pantai Ayah-JLSS-Purworejo. Jalur ini melintasi perbukitan kapur yang curam dan menukik.

Source: kompas

Posted by Alfido
Email: alfido@ymail.com
Google+: +Alfido Listiawan
Twitter: @alfido30

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*