7 Polisi Terbukti Lakukan Pungli di Jembatan Comal

image

Alfido.com | News (12 Agustus 2014) – Hai gans, Kontroversi remuknya jembatan comal yang terjadi lagi beberapa hari kemarin memunculkan kasus baru yaitu kasus pungutan liar yang dilakukan para oknum polisi Pemalang. Truk-truk yang mau lewat jembatan comal disuruh membayar jika ingin dimuluskan perjalanannya walaupun berat truk diatas 10 ton. Saat ini truk-truk bermuatan ±10 Ton haram hukumnya masuk jembatan comal karena bisa mengakibatkan jematan comap semakin ambles.


Berikut 7 oknum polisi yang melakukan pungutan liar di Jembatan Comal:

Ketujuh nama tersebut yaitu:
1. Aiptu Sujono
2. Aipda Teguh Yuwono   
3. Briptu Susanto,         
4. Briptu Darmawan AW,
5. Bripka Wasroh.         
6. Briptu Fuad A          
7. Briptu Heru Tri S     

Tiga polisi yang tidak terbukti:
1. Bripka berinisial PRW  
2. Bripka berinisial MSB
3. Bripka berinisial BDY

Namun polisi-polisi tersebut nggak dipenjara, hanya disuruh sidang internal kode etik di Semarang, jawa tengah. Ditakutkan jika dibiarkan maka pungli bakalan terus terjadi.

“Dari 10 polisi yang ditangkap tim Propam Jawa Tengah di Pemalang, tujuh orang di antaranya terbukti melakukan aksi pungutan liar (pungli) di Jembatan Comal, ” terang Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Noer Ali di Semarang, Senin 11 Agustus 2014.

Tujuh oknum polisi tersebut diketahui berasal dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Shabara (Satsabhara) Polres Pemalang, Jawa Tengah. Semuanya terbukti terlibat aksi pungli terhadap para sopir truk dengan melewatkan truk bermuatan lebih dari 10 ton di Jembatan Comal.

Semoga kejadian pungli nggak terjadi lagi. Apalagi oleh anggota polisi. Bener-bener memalukan.

Ditulis oleh Alfido
Email: alfido@ymail.com
Google+: +Alfido Listiawan
Twitter: @alfido30

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*