Ternyata Judi Online Juga DiBacking Oknum Perwira Polda Jawa Barat…

image

Alfido.com | News (20 Agustus 2014) – Hai gan.. Judi Online akhir-akhir ini sangaat marak beredar di langit dunia maya tanah air. Banyaknya agen-agen judi online membuat banyak oraag terjerumus, termasuk juga 2 oknum perwira Polda Jawa Barat. Oknum Perwira tersebut melakukan Gratifikasi dan pemerasan terahadap bos-bos judi online agar usaha mereka lancar..  Padahal seharusnya tugas polisi memberantas permainan haram tersebut, bukan malah menjadi backingnya..

image

Dari hasil penyelidikan tim Propam Mabes Polri dan Polda Jabar didapat nama-nama yang diduga telah melakukan pemblokiran dan pembukaan rekening yang menyalahi aturan, yakni tidak atas persetujuan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) dan Kapolda Jabar‎ sesuai dengan Perkap Nomor 14 Tahun 2012 Pasal 71 Ayat (2) huruf a bahwa pemblokiran dan pembukaan rekening harus melalui prosedur gelar perkara khusus.

“Dalam kasus ini ada dua pamen (perwira menengah), AKBP MB dan Kompol WR, satu pama, AKP DS, dan satu Brigadir A. Yang bersangkutan itu telah membuat surat kepada bank ‎yang tertera nomor rekening pada situs judi online,” jelas Iriawan saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Rabu (20/8/2014) Seperti yang dilansir dari Okezone.

Dia menambahkan, dari rekening yang diblokir, para oknum perwira tersebut mendapat keuntungan dengan cara gratifikasi dan pemerasan‎ terhadap sejumlah bandar. Namun dia menegaskan bahwa para bandar judi online tersebut bukan berasal dari enam kasus yang pernah ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar selama ini. Pasalnya, enam kasus tersebut sudah dilimpahkan ke kejaksaan dan segera menjalani persidangan.

“Ini tidak ada hubungannya dengan enam kasus judi online sebelumnya, karena itu sudah P21. Sisanya itu (bandar judi) dimainkan oleh mereka sejak 2013 sampai Juni (2014) kemarin‎,” terangnya.

Lebih lanjut Iriawan mengatakan, kasus ini kini ditangani oleh Mabes Polri. Bahkan dua oknum anggotanya, yakni AKBP MB dan Kompol WR, sudah ditahan. Sementara dua lainnya, yakni AKP DS dan Brigadir A, belum ditahan.

“Sebentar lagi mereka menyusul (ditahan),” tegasnya.

Hmm, makin banyak aja para pengabdi masyarakat yang terjerumus ke lembah haram perjudian… semoga kita nggak ikut-ikutan terjerumus juga. Amin…

Ditulis oleh Alfido
Email: alfido@ymail.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @alfido30

Tinggalkan Balasan ke Yoshi Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*