"Saya jadi trauma maen ke Anyer"

image

Alfido.com | News (5 Sept 2014) – Hai gan.. peristiwa pemalakan berkedok rumah makan dengan harga selangit di daerah sekitar pantai anyer jujur aja membuat saya mencoret Anyer dari daftar wisata saya pribadi. Keramahan penduduk lokal jelas nggak ditunjukkan di tempat wisata tersebut, lebih baik memilih daerah lain dimana penduduk lokal lebih menghargai dan mau berbagi dengan pendatang yang datang untuk berwisata.

Baca Juga: “Rumah Makan di Pantai Anyer menelan korban.. Harga makanan mencapai 1 Juta rupiah.. edan tenan”

image

image

Harga 500 ribu -1 juta rupiah untuk sekali makan menurut saya sangatlah mahal. Kecuali kita makan di luar negeri yang bayarnya pake dollar. Tentunya hal itu nggak sesuai dengan adat kita yang saling menghargai orang lain dan tidak melebih-lebihkan dalam takaran berjualan. Ngambil untung si boleh-boleh aja, monggo.. tapi nggak gitu-gitu juga kali 🙄

Sampe saat ini saya masih males banget buat berwisata ke pantai anyer karena memang lokasinya jauh dan banyak jalan yang masih agak rusak, setelah mendengar berita Rumah Makan mahal itu saya bener-bener nggak mau maen ke tempat tersebut.

Suatu daerah wisata bisa maju, karena orang-orang di daerah tersebut ramah-ramah dan saling menghargai. Contoh aja Jogja, Dieng, Lombok, dll. Kota-kota itu tempat wisatanya selalu ramai karena adat masyarakat yang sangat ramah dan tepo seliro alias menghargai.
Jangan sampe ada daerah-daerah lain yang punya tempat wisata, tapi tempat wisata tersebut menjebak dan membuat sakit hati orang yang berwisata.. dijamin, nggak bakalan laku tempat wisatanya..

Ditulis oleh Alfido
Email: alfido@ymail.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @alfido30

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*