Laga Persis Solo vs Martapura FC Ricuh, 1 Suporter Solo tewas dikeroyok

image

Alfido.com | News – Laga Persis Solo vs Martapura FC di Stadion Manahan, Solo berakhir ricuh. Total 6 orang terluka parah dan 1 orang meninggal dunia karena dikeroyok. Korban meninggal dunia dikeroyok karena dikira intel oleh para suporter pasoepati padahal korban juga mengenakan kaos suporter solo tersebut.

Korban meninggal bernama Joko Rianto, warga Ngalian, RT7/RW2, Pelem, Simo, Boyolali, Jawa Tengah. Menurut keterangan beberapa orang, terdapat luka yang cukup parah di dada korban yang membuat korban meninggal.

Peristiwa pengeroyokan bermula ketika fans Persis Solo atau Pasoepati mengamuk karena kecewa dengan keputusan wasit di laga tersebut. Para polisi banyak yang memukuli suporter dengan pentungan sampai patah tulang dan ada yang kepalanya bocor juga.

Karena tidak terima, beberapa suporter solo membakar motor polisi dan menyerang balik anggota polisi di stadion, serta menyerang sang korban Joko Rianto karena dikira intel. Markas polisi di sekitar stadion pun dihujani batu.

image

Hasil pertandingan yang berakhir 1-1 untuk kedua tim membuat Persis Solo gagal melanjutkan perjalanannya di babak 8 besar liga indonesia. Bus pengangkut para pemain Martapura FC pun dilempari batu oleh Suporter Persis Solo sehingga rusak parah. Para pemain Martapura FC pulang diangkut mobil khusus polisi yang dilengkapi pengamanan ketat.

Kejadian ini bener-bener memalukan dan mencoreng nama besar persepakbolaan indonesia sekali lagi..

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=10]

Ditulis oleh Alfido
Email: admin@alfido.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @alfido30

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*