Hina Jokowi di facebook, Tukang Sate dipenjara

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Mulutmu harimaumu, jempolmu membunuhmu.. itulah yang terjadi kepada seorang tukang sate berinisial MA. Tukang sate tersebut ditangkap satuan polisi karena menghina & menjelek-jelekan Jokowi di facebook saat masa-masa tegang kampanye pemilu 2014 yang lalu.

Kronologi

Saat itu MA tergabung dengan Grup facebook yang membahas kedua kubu antara Prabowo vs Jokowi. Seperti yang kita semua tau, para fansboy kedua kubu saling adu argumen sehingga keadaan menjadi sangat panas. MA kemudian mencari gambar di internet tentang meme Jokowi dan menguploadnya di kolom komentar.

Entah siapa yang melaporkan MA, tiba-tiba rumah MA didatangi polisi dan dia langsung digelandang petugas ke kantor. MA mengaku menyesal banget atas perbuatannya tersebut. Namun dia yang hanya lulusan SMP menyayangkan tindakan polisi yang menjeratnya dengan pasal berlapis padahal hanya meng-upload gambar meme yang telah tersebar di google.

Kasus ini juga menjadi gempar di media sosial faceboom dan twitter. Banyak orang men-share beritanya kemana-mana di hampir semua forum.

MA terjerat UU ITE berlapis karena menjelek-jelekan Jokowi yaitu Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 52 UU ITE.

Gimana pendapat kalian gan? 🙂 sudah tepatkah hukum di negeri ini?

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=10]

Ditulis oleh Alfido
Email: admin@alfido.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @alfido30

9 Komentar

  1. Atas dasar apapun alasannya,yang namanya menghina seseorang itu hukumnya memang tidak baik,bahkan dilarang keras oleh agama manapun gan,indonesia memang negara yang memberikan keleluasaan dalam hal kebebasan dalam berbicara tapi tidak termasuk bebas untuk menghina.jadi wajar saja kalo dapat hukuman.berani berbuat berarti berani bertanggung jawab.buat yang lain hati-hati menjaga lidah,jangan sampe digunakan untuk hal2 negatif.

  2. kenapa cuma rakyat kecil yg dihukum??? apa kabar dengan ahmad dani yg malah pernah mengatakan akan memotong kemaluannya kalau sampai jokowi jadi presiden dan dia juga mengolok olok jokowi langsung diinfotaiment malah kenapa dia bebas dari hukum?????

  3. seharusnya hukuman yg diberikan harus disesuaikan dengan berat dan ringannya kesalahan agar HUKUM dapat berjalan dgn adil. Kerugian negara akibat koruptor jauh lebih berat tingkat pelanggarannya dibanding hal ini.

  4. Postingan ini provikatif sekali.. Mohon lebih di perhatikan lagi tulisannya, supaya menjadi sumber yang bisa dipercaya..
    Cuma disini yg bilang si pelaku nyebar foto meme, padahal yg sebenarnya mengedit foto pak jokowi dan bu mega juga menyebarkan foto porno yg udah dieditnya.. Kasusnya gak beda jauh dgn Ariel – Luna.. Yang dilaporkan juga bukan orangnya, tapi prilakunya yg gak beradab, mana pelapor tau dia orang miskin atau pembantu tukang sate..

    Dan hukum seharusnya memang tidak pandang bulu kan??

  5. Jokowi baru dihina Sepeti itu saja sudah marah lihat SBY dihina dicaci maki tapi dia sabar dan berusaha tidak menanggapinya itulah pemimpin yang baik tidak seperti jokowi itu jelas mencerminkan bahwa jokowi bukan pemimpin yang baik

  6. Sebaiknya biarkan di proses hukum berjalan,agar yang lain tidak mengikutinya, mau jadi apa negera ini jika rakyat tidak diajari pengertian hukum. jangan asal ngomong tdk dihukum ” harus dihukum agar tau yang benar dan salah wong usianya sdh 23 thn sdh dewasa. Tidak perlu dilihat yang dihukum siapa dan yang di dihina siapa. kalau dibiarkan percaya akan makin brutal sifat manusia di indonesia…. proses hukum yessss

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*