Hukuman PSSI untuk PSIS dan PSS terlalu berat

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Aksi Sepakbola Gajah yang dilakukan PSIS dan PSS Sleman di Liga indonesia beberapa waktu yang lalu memang terasa sangat memalukan dan menghina wajah sepakbola indonesia di mata internasional.5 gol bersarang lewat proses gol bunuh diri.


Namun, perlu disoroti disini apa penyebab mereka melakukan hal tersebut. PSIS dan PSS melakukan aksi konyol sepakbola gajah karena ingin menghindari Borneo FC yang menurut info yang beredar di masyarakat, tim tersebut salah satu tim mafia yang menyogok para petinggi PSSI.

Akibat Hal tersebut PSSI melalui Hinca langsung menghukum para official tim PSIS dan PSS.  Berikut rincian hukumannya:

Hasil Sidang Komdis Untuk PSIS Semarang :

1) Manajer PSIS Wahyu Liluk Winarto dan Coach Eko Riyadi dihukum larangan beraktifitas seumur hidup dan denda 200 Juta Rupiah. Per 11 Nov 2014.

2) Assisten Pelatih Londho Setiawan dan Pelatih Kiper Budi Cipto terkena larangan 10 tahun dan denda 150 Juta Rupiah.

3) Catur Black, Saptono, Khomedi, dan Fadly Manna dihukum larangan bermain seumur hidup dan denda 100 Juta Rupiah.

4) Sunar, Anam, Taufik, Andi, Eli, Vidi, dan Franky dihukum larangan bermain selama 5 tahun dan denda 50 Juta Rupiah.

5) Ivo, Safrudin, Ediyanto, Ahmad Nufiandani, dan Hari Nur di hukum larangan setahun bermain dengan masa percobaan 5 thn dan denda 50 Juta Rupiah.

6) Ronald Fagundez dan Julio Alcorsè dihukum komdis larangan bermain selama 5 tahun dan denda 150 Juta Rupiah.

7) Pembantu Umum Pak Yatno (pemungut bola) dan Messeur Ajib (tukang pijat) pun juga kena larangan aktifitas 1 tahun dgn masa percobaan 5 tahun namun tanpa kena denda duit.

Tapi hukuman tersebut masih bisa dilakukan Banding agar menerima keringanan. Tapi, masa’ pembantu umum dan pemain cadangan juga terkena hukuman?

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=10]

Ditulis oleh Alfido
Email: admin@alfido.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @AlfiNews

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*