Ini Profil "Djarot Saiful Hidayat" Calon Wakil Gubernur pilihan Ahok

image

Alfido.com – Hai gan.. Ahok atau Basuki Tjahja Purnama akhirnya blak-blakan lagi tentang calon Wakil Gubernur pilihannya. Kali ini Ahok lebih memilih nama Djarot Saiful Hidayat yang merupakan Walikota Blitar. Menurut Ahok, Djarot itu sama kayak dirinya yang “agak kere” walaupun jadi Walikota Blitar.


Berikut profil Djarot Saiful Hidayat:

Nama Lengkap
Drs. H. Djarot Saiful Hidayat M.S

Alias
Djarot

kategori

Agama
Islam

Tempat Lahir
Gorontalo

Tanggal lahir
Minggu, 30 Oktober 1955

Zodiac
Scorpion

Hobby

Warga Negara
Indonesia

Istri : Dra. Hj. Heppy Farida
Anak : Safira Prameswari Ramadina, Karunia Dwi Hapsa Paramasari, Meisa Rizki Barliana

BIOGRAFI

Djarot Saiful Hidayat dilahirkan pada tanggal 30 Oktober 1955. Dia lahir di Gorontalo, Indonesia. Dia adalah salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia. Selain itu, dia pernah dilantik untuk menjabat sebagai Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah jawa Timur dari tahun 1999 sampai 2000. Sebelum berkecimpung sebagai aktivis politik, Djarot Saiful Hidayat memiliki mata pencaharian utama sebagai Dosen / Guru Besar di Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya. Tidak hanya sebagai dosen, dia juga merangkap tugas sebagai Pembantu Rektor I di universitas tersebut pada tahun 1997 hingga 1999.

Dalam pengembaraan ilmunya, Djarot Saiful Hidayat, atau akrab disapa dengan nama Djarot, menimba ilmu di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA). Setelah menamatkan pendidikannya di UB pada tahun 1986, dia mendapatkan gelar Sarjana (S1). Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya dengan terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fakultas Ilmu Politik hingga ia memperoleh gelar Magister (S2) pada tahun 1991.

Meskipun ia dilahirkan di Gorontalo, Djarot pernah menjabat sebagai Walikota Blitar dalam 2 periode, dengan masa jabatan dari tahun 2000 hingga 2010. Sebagai seorang pimpinan di kota Blitar, dia sangat membatasi adanya kehidupan metropolitan yang serba mewah di kotanya, seperti berdirinya Mall bertingkat-tingkat dan gedung-gedung pencakar langit. Dia lebih suka pedagang kaki lima yang mendominasi roda perekonomian di kotanya.

Dengan konsep matang yang telah ia rencanakan, dia berhasil menata 1000’an pedagang kaki lima yang dulunya kumuh di kompleks alun-alun menjadi tertata rapi. Rencana yang ia terapkan ternyata berhasil mendongkrak perekonomian di Blitar, tanpa adanya mall dan supermarket layaknya di kota-kota besar.

Atas kontribusi positif yang telah ia buat sebagai seorang walikota, dia mendapatkan Penghargaan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah pada tahun 2008. Djarot juga mendapatkan Penghargaan Terbaik Citizen’s Charter Bidang Kesehatan, Anugerah Adipura dalam 3 tahun berturut-turut, yakni tahun 2006, 2007, dan 2008.

Riset dan analisa oleh: Giri Lingga Herta Pratama
PENDIDIKAN
S1 di Universitas Brawijaya, Malang Fakultas Ilmu Administrasi  (1986)
S2  di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Fakultas Ilmu Politik (1991)
International Workshop
Universitas Amsterdam (2002)
KARIR
Dosen di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Pembantu Rektor I Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya (1997-1999)
PD I FIA, UNTAG Surabaya (1984-1991)
Dekan FIA, UNTAG Surabaya (1991-1997)
Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (1999-2000)
Wali Kota Blitar selama dua periode (2000-2010)
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan (2005-2010)
Ketua I Pappuda PDI Perjuangan (1999)
Deputi I BADIKLATDA Jawa Timur (2001)
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur (1999-2000)
Ketua Bidang Organisasi DPP PDI Perjuangan (2010-2015)
Ketua DPD PA GMNI Jawa Timur (2010-2014)
PENGHARGAAN
Penghargaan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (2008)
Penghargaan Terbaik Citizen’s Charter Bidang Kesehatan, Anugerah Adipura (2006, 2007, dan 2008)
Otonomi Award dari Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP).
Penghargaan atas terobosan inovasi daerah se-Provinsi Jawa Timur di dalam pembangunan daerahnya (30 April 2008)
Penghargaan Upakarti (2007)
Peringkat Pertama dalam penerapan E-Government di Jawa Timur (22Maret 2010)

SOCIAL MEDIA

Semoga bermanfaat..

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=10]

Ditulis oleh Alfido
Email: admin@alfido.com
Google+: +Alfido Listiawan
Instagram: @alfido
Twitter: @AlfiNews

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*