Polisi Perancis Berhasil Mendapat Nama Teroris di Tragedi #CharlieHebdo

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Kasus Pembunuhan Majalah Satir Penghina Nabi Muhammad SAW asal Perancis bernama Charlie Hebdo semakin heboh di dunia internasional. Sejumlah teroris yang mengatakan dirinya anggota Al Qaeda pagi ini berhasil teridentifikasi. 2 orang teroris teridentifikasi adalah seorang berkebangsaan Perancis. 2 orang Kakak-Beradik dan 1 orang lainnya masih berumur 18 Tahun. Seorang tersangka diketahui bernama Kouachi.

image

#Foto: Polisi Perancis Ditembak

Di kejadian tersebut 2 orang polisi juga ditembak secara sadis oleh Teroris dengan menembakkan langsung ke Kepala Polisi tersebut. Aksi yang membuat seluruh media internasional meliput itu membuat ideologi Anti-Islam semakin merebak luas di Eropa.

Seperti kita tahu semua bahwa Terroris yang mengatasnamakan “islam” sebenernya bukanlah islam karena di islam sendiri tidak ada perintah membunuh sodara sesama manusia. Toleransi tinggi wajib dijunjung para penganut agama Islam di seluruh dunia.

Warga di Perancis dan seluruh dunia saat ini ramai-ramai memasang kata “Je Suis Charlie” yang mempunyai arti “Saya Charlie” sebagai wujud dukungan terhadap pembunuhan 5 kartunis, 2 polisi, dan 5 orang staf lain di Kantor Redaksi Majalah Charlie Hebdo.

Penyebab Serangan:

Penyerangan di Kantor Redaksi Charlie Hebdo disinyalir berawal dari aksi Majalah Mingguan tersebut memposting kartun Nabi Muhammad SAW dan menghina Nabi Umat Islam tersebut dengan cara yang tidak senonoh. Bahkan sang kartunis yang bernama Stephane Carbonnier memasang kata “halal” di cover majalah tersebut.

Berikut 5 Jurnalis yang tertembak di Tragedi Charlie Hebdo:

image

image

(Dari Kiri ke Kanan) Pimpinan Redaksi Charlie Hebdo Bernard Maris dan kartunis Georges Wolinski, Jean Cabut alias “Cabu”, Stephane Charbonnier yang juga salah satu Kepala Editor, dan Bernard Verlhac alias “Tignous”.

Dan berikut aksi Stephane Charbonnier saat menghina Nabi Muhammad SAW: (Maaf: Gambar sengaja kami Blur)

image

Presiden Perancis pun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melihat langsung tempat terjadinya tembakan di Kota Paris tersebut. Kejadian menegangkan tersebut sempat membuat area Kantor Redaksi Charlie Hebdo seperti medan perang di Timur Tengah.

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=5]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*