Pria Bermasker Bunuh 5 Jurnalis, 2 Polisi, dan 5 Orang Lainnya di Kantor Majalah “Charlie Hebdo” di Perancis Karena Menghina Nabi Muhammad SAW dan Umat Islam

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Baru saja di Perancis terjadi pembunuhan masal 5 Jurnalis Majalah Charlie Hebdo, 1 Polisi, dan 6 Orang yang terdiri dari staf dan kartunis di Kantor Markas Majalah Charlie Hebdo tersebut beroperasi. Penembakan tersebut menghantui perancis dan disebut sebagai si barbarian melawan Pemerintahan Perancis.

Penyebab:

Salah satu penyebab utama penyerangan ke Kantor Redaksi Majalah Charlie Hebdo karena majalah yang terkenal kontroversial itu sangat sering memajang kartun Nabi Muhammad SAW dengan aksi yang senonoh sejak tahun 2007 dan diulangi tahun 2012 & 2013 yang lalu. Protes pun mengalir deras dari aktivis muslim di seluruh dunia dan timur tengah. Namun aksi Majalah Charlie Hebdo mempublikasikan gambar-gambar provokasi anti-islam terus saja mengalir tanpa dibatasi oleh Pemerintah Perancis.

Berikut cuplikan beberapa gambar cover Majalah Charlie Hebdo yang kontroversial (gambar disensor):

image

image

#Foto: Stephane Charbonnier Kartunis Majalah Charlie Hebdo saat menghina Nabi Muhammad SAW

Jurnalis dan Kartunis di Kantor Redaksi Majalah Charlie Hebdo yang dibunuh oleh Pria Bemasker tersebut antara lain:

image

(Dari Kiri ke Kanan) Pimpinan Redaksi Charlie Hebdo Bernard Maris dan kartunis Georges Wolinski, Jean Cabut alias “Cabu”, Stephane Charbonnier yang juga salah satu Kepala Editor, dan Bernard Verlhac alias “Tignous”.

Jurnalis dan kartunis tersebut dibunuh dengan cara ditembak dengan senjata AK-47 setelah tidak mau menjawab ketika ditanya siapa nama-nama di kantor tersebut. Beberapa staf lain juga ikut ditembak karena tidak mau berbicara ketika ditanya oleh Pria bermasker tersebut.
image

Salah seorang Polisi Perancis juga ditembak di kepalanya setelah memohon untuk tidak ditembak di lokasi kejadian dekat dengan gedung Kantor  Majalah Charlie Hebdo.
image

image

Menurut pengakuan salah satu istri redaktur Majalah Charlie Hebdo, Nyonya Mary bercerita jika dirinya ditodong dengan senjata sesaat setelah menjemput anaknya di salah satu Playgroup. Nyonya Mary membukakan pintu bagi para Pria Bermasker yang mengaku sebagai aktivis Al Qaeda yang benci dengan isi Majalah Charlie Hebdo yang menjelek-jelekkan umat islam dan Nabi Muhammad SAW.

Para Penembak bersenjata AK-47 tersebut sebelumnya berteriak “Allahu Akbar” ketika menghabisi para kartunis kualat yang telah menjelek-jelekkan Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya di tahun 2011 Kantor Redaksi Majalah Charlie Hebdo juga telah dilempari Bom Molotov oleh sejumlah oknum namun tidak terdapat Korban Jiwa.

Saat ini para Pria Bermasker tersebut masih buron dan dicari di seluruh Perancis.

image

image

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=5]

1 Komentar

  1. Kenapa malah terorisnya yang diburu???Majalah itu emang pantes ngerasain hal itu!!!!! Masih untung cuma manusia yang bertindak, kalau sampai allah swt sudah bertindak, hancurrr majalah itu! Masa’ manusia yang paling mulia, yang paling dicintai allah, pemimpin seluruh umat manusia, dijelekkan???? Mereka yang ngelakuin itu adalah orang” yang tak berakal! Yang gila!!!!! Teroris itu nggak akan melakukan hal itu, kalau bukan karena mereka yang memprovokasi duluan!!! Inget ada yang namanya hari pembalasan, kalian semua akan disiksa di neraka!!! Allah swt yang lebih mengetahui, sesungguhnya dunia ini adalah milik allah swt!!!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*