Awas.. Foto di Jam Gadang Bukit Tinggi, Banyak Badut Preman yang suka Memaki Wisatawan

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Berita mengejutkan datang dari pengakuan para Wisatawan lokal yang berkunjung ke Monumen Jam Gadang di Kota Bukit Tinggi. Ternyata disana banyak preman berwajah badut yang memaksa para wisatawan untuk foto bareng. Jika permintaan sang Badut tak dipenuhi maka sang Badut bakalan memaki-maki Wisatawan tersebut sampai parkiran dan bus wisata.. Duh.. Kok nggak ramah gini ya?


Berikut beritanya dikutip dari Suara Merdeka:

image

Bagi para wisatawan yang maen ke Jam Gadang harus lebih berhati-hati saat berfoto ria, sebab di sini banyak sekali badut-badut berseliweran yang tiba-tiba nongol di sebelah wisatawan yang sedang berfoto ria. Kehadiran para badut tanpa permisi ini ternyata sangat menganggu. Pasalnya mereka memaksa meminta uang dan jika tidak diberi, memaki dengan kata-kata kasar.

Hal itu menimpa rombongan wisatawan dari Pemkab Temanggung dan Forum Jurnalis Temanggung yang tengah mengunjungi Pasar Atas Bukit Tinggi. Para jurnalis yang sedang berfoto ria di depan Jam Gadang tiba-tiba diganggu oleh ulah badut-badut yang biasanya lucu tapi kali ini berwajah garang memaksa meminta uang.

“Semula kami sangat senang dengan kunjungan kami ke Buki Tinggi karena disambut ramah oleh Pemerintah Kota Bukit Tinggi. Tapi sayang dinodai dengan ulah par badut Jam Gadang yang memaksa kami meminta uang,”ujar Heru Suyitno pewarta Kantor Berita Antara, Sabtu (7/2)

dikutip dari Suara Merdeka.

Hal yang sama juga dialami Regina Rukmorini, wartawan Harian Kompas. Regina merasa tidak nyaman saat berniat berfoto sendirian dengan latar Jam Gadang sebab terus dikuntit para badut, yang ujung-ujungnya terus meminta uang.

“Badut-badut itu memaksa minta uang, lha wong saya mau foto sendiri kok dia maksa foto bareng dan meminta uang. Wisatawan harus hati-hati kalau foto di Jam Gadang,” k

ata Regina dari Kompas.

Jurnalis lain, Setyo Wuwuh, bahkan sempat ditabrak dan dihadang oleh seorang badut yang terus membuntuti sampai tempat parkir bus. Dia sempat dimaki-maki oleh seorang badut. Dia meminta Pemerintah Kota Bukit Tinggi agar menertibkan para badut supaya wisatawan tidak kapok berkunjung ke ikon Sumatra Barat ini.

Duh, gimana nih bapak-bapak Pemkot Bukit Tinggi? Apa mau Jam Gadang jadi sepi wisatawan? Ayo yang ramah dong 🙂 …

[twitter-follow screen_name=’Alfinews’ show_count=’yes’]

[twitter-follow screen_name=’k24info’ show_count=’yes’]

Baca juga artikel lainnya:
[archives limit=10]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*