Secara Faktual, Harga BBM Premium Naik jadi Rp 7.500 per Liter dan Solar jadi Rp 7.000 per Liter

image

Alfido.com | Finance – Hai gan.. Harga BBM mulai malam nanti bakalan naik Rp 500,- ke harga Rp 7.300 per Liter untuk BBM Premium dan Rp 6.900 per Liter untuk Solar. Namun secara faktual harga tersebut jika dibulatkan menjadi Rp 7.500 per Liter untuk BBM Premium dan Rp 7.000 per Liter untuk BBM Solar.


Harga BBM yang dinaikkan pemerintah nanti malam belum mendapat “pajak” pengiriman dari singapura. Hal ini berimbas nantinya harga akan dibulatkan menjadi Rp 7.400 – Rp 7.500 di SPBU.

Hal tersebut tertulis dalam siaran pers oleh Kementrian ESDM yang tertulis dalam Siaran Pers No. 16/SJI/2016 yang berbunyi:

Pemerintah terus mengikuti secara seksama dinamika mutakhir harga minyak dunia dan perekonomian nasional. Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, jika dilihat dengan meningkatnya rata-rata harga minyak dunia dan masih berfluktuasi serta melemahnya nilai tukar rupiah dalam 1 (satu) bulan terakhir, maka Harga Jual Eceran BBM secara umum perlu dinaikkan. Demi menjaga kestabilan perekonomian nasional serta untuk menjamin penyediaan BBM Nasional, Pemerintah memutuskan bahwa per tanggal 28 Maret 2015 pukul 00.00 WIB harga BBM jenis Bensin Premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan jenis Minyak Solar Subsidi perlu mengalami kenaikan harga, masing-masing sebesar  Rp. 500/liter. Sedangkan untuk harga Minyak Tanah dinyatakan tetap, yaitu Rp. 2.500/liter (termasuk PPN). Rinciannya sebagai berikut:

BBM Premium dari Rp 6.700/Liter menjadi Rp 7.300/Liter

BBM Solar dari Rp 6.400/Liter menjadi Rp 6.900/Liter

Keputusan tersebut diambil terutama atas dinamika dan perkembangan harga minyak dunia, namun Pemerintah tetap memperhatikan kestabilan sosial ekonomi, pengelolaan harga dan logistik.

Untuk menjaga akuntabilitas publik, auditor pemerintah maupun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dilibatkan. Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan selisih-lebih dari harga jual eceran.

Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi,

IGN Wiratmaja

Yuk kita tunggu bareng hitung mundur kenaikan Harga BBM di akhir maret 2015 ini gan..

🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*