Waspada, Islamophobia atau Paham “Anti-Islam” sudah masuk ke Pemerintahan

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Entah mengapa sejak era Jokowi-JK memimpin, sentimen Anti-Islam atau Islamophobia semakin beredar luas di pemerintahan. Banyak wacana yang mengundang amarah umat muslim di Indonesia terkait dicegahnya umat muslim melakukan ibadah dan membuka situs media islami.


Entah apakah hanya latah dengan media barat yang memang selalu memojokkan Islam dalam berbagai kondisi, atau memang ini titik dimana Islam akan dibumihanguskan pelan-pelan dari Tanah Air?

Pemerintahan Jokowi-JK sejak era kepemimpinannya selalu melakukan politik “Test the water” atau mencoba melempar isu lebih dulu ke masyarakat, lalu melihat apakah isu tersebut disambut baik atau tidak.

Dan berikut beberapa pola “Test the water” yang digunakan oleh tim Jokowi dan Jusuf Kalla ketika melempar isu di masyarakat:

# Melemparkan isu ke masyarakat melalui media, tunggu,

# Masyarakat merespon isu melalui berbagai saluran media, juga media sosial,

# jika isu ditanggapi positif, maka Jokowi-JK akan mengakui dan melanjutkannya,

# jika isu ditanggapi negatif, maka Jokowi-JK akan menolak dan menghentikannya,

# Hal seperti berlangsung berkali-kali hingga polanya sudah terbentuk di benak masyarakat. Hingga pameo, “Siapa yang bilang?” pun menjadi sering terdengar. Jokowi sering mengatakan hal ini di media massa.

Contoh saja, berikut beberapa isu yang dilempar oleh tim Jokowi-JK, kemudian disanggah sendiri oleh mereka:

# Bos Syiah Jalaluddin Rakhmat diusulkan menjadi Menteri Agama, gagal karena banyak mendapat tentangan.

# Jokowi Akan Hapus Kolom Agama di KTP, gagal pula karena masyarakat resah.

# Penghapusan Aturan Pendirian Rumah Ibadah, yang dilempar anggota Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Musdah Mulia, salah seorang tokoh liberal. Namun ini pun gagal.

# Pemberitaan Penghapusan Kementerian Agama, Diganti Kementerian Wakaf, Haji, dan Zakat. Ini pun gagal karena masyarakat tidak setuju.

# Pengaturan Doa di Sekolah Negeri Agar Tak Dominan Islam, ini juga gagal karena diprotes masyarakat luas.

Dan terakhir kali ini adalah pemblokiran 22 situs media islami secara sepihak oleh Kemkominfo atas perintah BNPT tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Dan berikut isi bocoran email tentang pemblokiran atau penutupan paksa 22 situs Media Islam di Tanah air:

Yth. Penyelenggara ISP,

Menindaklanjuti permintaan penutupan situs dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Nomor: 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal, maka dengan ini mohon kiranya dapat menambahkan 19 (sembilan belas) situs berikut kedalam sistem filtering Bapak/Ibu, yaitu :

1. arrahmah.com
2. voa-islam.com
3. ghur4ba.blogspot.com
4. panjimas.com
5. thoriquna.com
6. dakwatuna.com
7. kafilahmujahid.com
8. an-najah.net
9. muslimdaily.net
10. hidayatullah.com
11. salam-online.com
12. aqlislamiccenter.com
13. kiblat.net
14. dakwahmedia.com
15. muqawamah.com
16. lasdipo.com
17. gemaislam.com
18. eramuslim.com
19. daulahislam.com.

dan

20. shoutussalam.com

21. azzammedia.com dan

22. indonesiasupportislamicatate.blogspot.com

Sesuai yang disampaikan pihak BNPT bahwa situs/website tersebut merupakan situs/website penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme.

Sekiranya diperlukan Informasi, dapat menghubungi:
Bahtiar Minarto
Email. : baht002@kominfo.go.id

Demikian penyampaian dari kami, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terimakasih.

Salam,
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika

.

image

Alasannya, BNPT mengklaim kalo situs-situs tersebut berisi materi radikalisme dan berhubungan dengan ISIS yang ada di Suriah dan Irak.

Padahal dari situs-situs tersebut terlihat jelas tak ada artikel yang mendukung ISIS. Justru berita sebenernya yang dilakukan densus 88 ketika melakukan operasi penangkapan di madrasah dan menodongkan senjata ke anak-anak tanpa terekspos media besar.

Jika dilihat, sepertinya islamophobia memang telah menjangkiti pemerintahan kita saat ini. Ditakutkan nantinya semua kegiatan yang berhubungan dengan umat muslim di tanah air bakalan semakin dicekal oleh oknum-oknum anti islam di pemerintahan.

Gimana menurut sampeyan gan?

🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*