Siang hari ini Mario Steven Ambarita bakal lakukan olah TKP di Bandara Pekanbaru

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Mario Steven Ambarita yang terkenal lewat aksi Stowaway atau menyusup di Roda Belakang Pesawat Garuda siang hari nanti bakalan diajak terbang balik lagi ke Pekanbaru. Mario akan melakukan olah TKP ketika dirinya berhasil meloncat pagar Bandara Sutan Syarid Khasim II kemarin sore.

Mario Steven Ambarita berhasil “numpang” gratis didalam ruang roda pesawat Garuda jurusan Pekanbaru – Jakarta sore kemarin. Awak petugas Bandara yang kaget melihat Mario sempoyongan langsung membawa bocah Pekanbaru itu ke Klinik Bandara.

Mario diketahui baru lulus SMA di tahun 2012 lalu dan kedua orang tua Mario bekerja sebagai Petani di Kota Pekanbaru, Riau.

“Mario ternyata kelahiran Jakarta 30 Agustus 1993,” kata Bintang di Kantor Otoritas Bandara Soeta, Rabu, (7/4/2015).

“Alamatnya di Jalan Kapuas ujung RT 004 RW 002, Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinemba, kabupaten Rokan Hilir, Riau,” ucap Bintang.

image

Sebelumnya diberitakan, Mario berhasil menyusup menerobos masuk ke bagian roda belakang Pesawat Garuda yang hendak lepas landas di Bandara Sutan Kasim II Pekanbaru dan berhasil sampai tujuannya di Bandara Soetta Jakarta.

image

Setelah sampai di Jakarta, petugas bandara kaget karena melihat Mario terhuyung-huyung dan tangan-tangannya biru semua. Sedangkan telinga Mario terus mengucurkan darah karena saking bisingnya Pesawat.

Berikut kronologi lengkapnya kata Voice Person Bandara Soetta:

-Mario masuk secara ilegal ke dalam kawasan runway bandara
-Sekitar pukul 15.16 wib, pesawat Garuda menuju runway Bandara Sultan Syarif Kasim II untuk take off (tinggal landas)
-Sejenak sebelum tinggal landas, pesawat berhenti. Pada saat itulah Mario berlari dan memanjat ke lubang roda pesawat.
-Sekitar pukul 16.30 saat pesawat mendarat, seorang petugas Bandara Soekarno Hatta melihat Mario terhuyung-huyung dari pesawat. Karenanya pemuda tersebut diamankan.
-Mario kemudian mendapatkan perawatan karena kondisinya masih labih, jari-jari dia membiru dan telinganya mengeluarkan darah. Ia pun diinfus dan dirawat di klinik bandara.

Dan berikut alasan Mario masuk menyusup di Roda Pesawat Garuda:

“Dia (Mario) mengaku dia kelahiran Jakarta 21 tahun lalu. Tetapi sejak kecil hidup di Pekanbaru dan tidak pernah ke Jakarta,” ucap Pujo dari VP Bandara Soetta.

Karena keinginannya sangat kuat namun tidak memiliki uang, maka Mario nekat untuk masuk ke dalam rongga roda pesawat agar bisa datang ke Jakarta.

🙂

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*