Warga protes jalan rusak, Bupati Sidoarjo: “Wis kon ojo kakehan cocot.”

image

Alfido.com | News – Hai gan.. Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menjadi sorotan media setelah membentak warganya yang protes tentang jalan rusak di daerahnya. Saiful pun berkata layaknya preman yang tidak ingin dikritik oleh warganya sendiri. Aksi Bupati Sidoarjo tersebut langsung menuai kecaman masyarakat.


Waktu itu Saiful Ilah ditemani Wakil Bupati Hadi Sutjipto, Kepala BPBD Dwijo Prawito, Camat Jabon Ali Sarbini dan Kades Tambak Kalisogo Fajar Sodiq mengunjungi Dusun Bangunsari, Desa Tambak Kalisogo yang terkena dampak angin puting beliung yang membuat rumah warga rusak.

Namun warga kemudian mengatakan kalo mereka lebih butuh perbaikan jalan karena anak-anak mereka sering jatuh dan jika hujan desa mereka terisolasi tidak bisa kemana-mana. Bukannya memberi solusi terbaik, Bupati Sidoarjo tersebut malah membentak warganya sendiri. Berikut percakapannya:

“Pak Bupati, sing penting dalane dibenakno (yang penting jalannya dibenahi). Susah Pak hidup di sini kalau jalan rusak begitu,” ucap Sarju salah satu warga.

Lalu dijawab ketus oleh Saiful Ilah Bupati Sidoarjo:

“Itu jalan punya (pemerintah) Pusat. Bukan kita. Tapi tetap sudah saya usulkan setiap tahun,” jawab Saiful Ilah yang juga politisi PKB.

Tak puas dengan Jawaban Saiful, Sarju lalu kembali berucap:

“Lho lha iya yang penting pemerintah. Kan di sini ada Pak Bupati. Jadi saya sampaikan ke panjenengan (anda),” lanjut Sarju.

Tapi si Bupati malah menjawab:

“Wis ta, aku wis usaha. (Sudahlah, aku sudah usaha). Semua sama-sama usaha. Yang penting rumah sampeyan dulu dibenahi. Urusan jalan, kita upayakan terus. Itu kan (urusan) Pusat,” jawab Saiful Ilah sambil melihat ke para bawahan.

Lalu salah satu warga lainnya yang bernama Dirun melanjutkan protes warga ke Bupati yang membuat suasana semakin tegang:

“Kasihan, Pak. Banyak anak-anak kami yang jatuh. Mereka sekolah susah karena jalannya parah,” ujar Dirun.

Tapi si Bupati Sidoarjo tersebut malah semakin membuat warga emosi dengan pernyataan kontroversialnya..

“Wis kon ojo kakehan cocot (sudah, kamu jangan terlalu banyak bicara),” kata Saiful dalam nada keras dan berulang-ulang didepan warga.

“Tolong wis, ojo nyocot ae (jangan bicara saja). Didengar orang banyak. Ojo ngisin-ngisini (jangan bikin malu aku),” bentak Saiful lagi kepada warga.

Setelah perdebatan sengit tersebut, rombongan Saiful Ilah langsung pergi dari desa tersebut tanpa memberi solusi apa-apa. Warga pun masih jengkel dengan tingkah Bupati tersebut.

“Jalan ini adalah akses satu-satunya ke empat desa. Ada 2000 warga yang menggantungkan nasib di jalan ini. Kalah hujan, kami terisolasi,” ucap Fatchurahman salah satu warga di desa tersebut.

Semoga Pemerintah pusat bisa melek dengan kejadian yang telah berlangsung bertahun-tahun ini.

source: surya (tribun surabaya)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*