Karnaval Komunis PKI dan Pelarangan Bendera Merah Putih di Merauke “Kotori” Kemerdekaan Indonesia

Alfido.com | News – Hai gan.. 2 Peristiwa mencengangkan muncul dalam sepekan terakhir jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 70. Satu peristiwa terjadi di Madura dan yang satunya lagi terjadi di Bumi Papua. Keduanya mencoreng perayaan kemerdekaan kita sebagai Warga Negara Indonesia.


Kejadian pertama terjadi di Bumi Papua tepatnya di Kota Merauke. Salah satu Desa di Merauke bernama Kampung Rawa Biru mendapat pelarangan pengibaran Bendera Merah Putih oleh sejumlah oknum Tentara Papua New Guinea (Papua Nugini). Walaupun sempat menolak, warga Kampung Rawa Biru akhirnya menuruti keinginan tentara asing tersebut karena mereka semua membawa senjata.

image

Pemaksaan pelarangan Bendera Merah Putih di Merauke tentu saja menyakiti perasaan kita sebagai warga negara. Merauke yang masih satu dengan Indonesia malah diperintah oleh Tentara Negara lain.

Kedua, di Madura saat ada Festival Karnaval di Bangkalan, terjadi pawai yang dilakukan oleh sejumlah “Anggota Komunis PKI” yang dengan Pede-nya membawa spanduk berlogo “Palu-Arit” dengan wajah sejumlah tokoh komunis di dalam bendera tersebut.

image

Pemimpin daerah setempat mengatakan kalo dia sama sekali enggak mengetahui tentang karnaval berbau Komunis itu. Akhirnya pihak Panitia Karnaval dipanggil oleh Polisi dan dimintai keterangan.

Entah apakah harga diri dan martabat negeri ini sedang jatuh-jatuhnya atau memang negara lain memandang Indonesia saat ini hanya seperti negara kerdil yang gampang ditindas. Semua kejadian termasuk pengibaran Bendera Zionis Israel di Tolikara mencoreng muka kemerdekaan kita.

Lalu apakah selama ini kita benar-benar sudah merdeka?

🙁