Bang-Jek, Ojek Online Asal Kota Jogja Ciptaan Anak SMA

Alfido.com – Dunia modern seperti sekarang ini segala sesuatu yang online telah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Salah satunya yaitu Ojek Online yang menjadi booming berkat Go-Jek dan GrabBike di Jakarta. Nah, salah satu Anak kreatif di SMA Jogja ini berani membuat Startup tandingan yang mirip bernama Bang-Jek.

image
Bang-Jek ciptaan Rio Stefan (Foto: Brilio)

Nama Bang-Jek saat ini mungkin masih asing di telinga kita semua karena Startup Ojek Online tersebut berasal dari Kota Gudeg Jogjakarta. Dan yang lebih spesial lagi, Bang-Jek diciptakan oleh Rio Stefan yang masih mengenyam bangku kelas XII SMA di Jogja.

Walaupun masih berusia muda, Rio yang aslinya berasal dari Bandar Lampung tersebut memberanikan diri membuka Ojek Online yang mirip dengan Go-Jek.

Rio berhasil mendapatkan passionnya di bidang wirausaha karena kerasnya hidup yang dirasakan Rio sejak kecil. Rio ditinggalkan kedua orang tuanya yang bercerai dan tinggal bersama sang nenek. Rio pun merantau ke Pulau Jawa untuk mengadu nasib di usia muda.

Setelah berjuang di Semarang dan sejumlah kota lainnya, Rio bertemu dengan seorang pengusaha Jogja yang mau mensekolahkan Rio. Karena jiwa wirausahanya yang kuat, Rio yang pernah bekerja sebagai kuli bangunan, penjaga warnet, dan buruh kasar itu mencari informasi tentang pendirian Ojek Online.

Setelah cukup mencari informasi, Rio pun membuka Bang-Jek di Jogja yang kini menjadi lahan bisnis barunya. Rio memang masih sangat muda di dunia wirausaha, namun keberaniannya memulai usaha patut diacungi empat jempol.

Berbeda dengan Go-Jek, GrabBike, Blu-Jek, dan Ojek Online lainnya, Bang-Jek masih menerapkan sistem konvensional dengan sistem pemesanan lewat Whatsapp, BBM, dan Line. Jadi pelanggan yang akan memesan tinggal mengirim data berupa nama_lokasi anda_tujuan_jam

Pemesanan wajib dilakukan 30 menit sebelum berangkat. Dan untuk tarifnya sendiri Bang-Jek mematok tarif flat Rp 15.000 untuk jarak jauh, dan Rp 2.000 per-Kilometernya.

Hingga kini, Ojek Online Bang-Jek baru diisi beberapa driver lokal. Seragamnya pun masih memakai seragam jaket biasa tanpa embel-embel warna-warni sehingga secara penampilan masih sama persis dengan Ojek Pangkalan.

Ojek Online Bang-Jek sepertinya patut kita perhitungkan sebagai salah satu Startup buatan anak bangsa yang patut dilestarikan. Maju terus Bang-Jek. 🙂

(al)