4 Fakta Mengerikan Dibalik Ucapan Selamat Hari Ibu

Alfido.com, Hai gan.. Selamat Hari Ibu buat kita semuanya. Ibu menjadi salah satu sosok paling vital dalam hidup kita. Beliau membesarkan kita tanpa menyerah, tanpa mengeluh, dan tanpa pamrih. Apapun yang dilakukannya hanya ingin membuat kita bahagia. Hingga sekarang, sudahkah kita melakukan hal sama kepada Ibu? Ataukah kita hanya bisa mengupdate kata-kata “Selamat Hari Ibu” lewat Facebook dan Instagram untuk eksis saja. Padahal Ibu kita berjuang keras demi kita setiap harinya membanting tulangnya yang semakin rapuh.


Hari Ibu seharusnya tidak boleh dirayakan hari ini saja. Tapi harus setiap hari kita rayakan karena itu adalah kewajiban kita untuk menyayangi Ibu. Bagaimana jika Ibu kita sudah tiada nanti? Ketika hari itu datang, tiada lagi yang bisa kita lakukan selain berdoa.

Fakta 1: Banyak anak masih melawan Ibunya..

2014040711481842163

Susahnya Ibu kita mengandung selama 9 bulan lamanya, dan perjuangan keras saat melahirkan kita tidak akan pernah tergantikan walaupun kita menggantinya dengan dunia ini. Seperti kata pepatah, “Kasih anak sepanjang galah, Kasih Ibu sepanjang jalan”. Hanya Ibu satu-satunya orang di dunia ini yang akan selalu perhatian dengan kita, tanpa ada rasa kurang suatu apapun. Beliau akan selalu melakukan yang terbaik bagi kita, walaupun hal tersebut mustahil dilakukan.

Sayangnya kita sebagai anak masih terus melawan Ibu, menyakiti hatinya, dan sering membentak seakan-akan beliau tempat pelampiasan amarah kita. Jika kita masih melakukan hal tersebut, lebih baik buang jauh-jauh hal-hal seperti itu. Seorang Ibu tidak akan pernah menyesatkan anaknya, dan tidak akan pernah menyakiti anaknya sendiri.

Jika beliau pernah memarahi kita, itu merupakan tanda sayang beliau yang amat besar. Beliau ingin kita sukses di dunia dan akhirat.

Fakta 2: Banyak Anak di Indonesia lahir tanpa Kasih Sayang Ibu.

PicsArt_12-22-09.15.28

Jika kita masih punya Ibu yang merawat kita hingga sekarang, bersyukurlah. Jutaan rakyat di Indonesia, para saudara kita, banyak yang lahir tanpa kasih sayang sang ibu. Bahkan banyak dari mereka tidak pernah bisa membayangkan “Seperti apa disayang oleh Ibu”. Mereka hanya bisa membayangkannya.. Tanpa kasih sayang sang ibu, tentu hidup akan jadi sangat berbeda.

Fakta 3: Apakah Kita Masih Mengingat Ibu?

1937042_1034080546714382_7679892881289147468_n01.jpg.jpeg
Ketika kita pergi jauh di perantauan, Ibu kita setiap detiknya pasti akan selalu khawatir dengan kondisi dan keadaan kita. Tapi sayangnya, banyak dari kita yang masih lupa akan kehadiran sang ibu. Banyak juga yang lebih mementingkan perhatian sang pacar daripada perhatian ibu kita sendiri.. Sebenarnya, hanya satu hal yang diinginkan oleh Ibu.. Beliau ingin kita menelponnya, walaupun hanya untuk berucap kabar. Dari hal kecil itu, tentu hati Beliau bisa semakin tenang dengan keadaan kita yang jauh di perantauan.

Fakta 4: Kasih Sayang Ibu Tak Ternilai Harganya..

10348721_10208252435165824_238440386885819531_o.jpg

Pernahkah kita mengukur seberapa besar rasa sayang kita terhadap orang lain, seperti pacar, teman, hewan peliharaan, dan lain-lain? Itu semua akan kalah jauh dengan kasih sayang yang Ibu kita berikan. Demi kita, Ibu rela berbohong agar kita bisa makan tiap harinya. Demi kita, Ibu rela dipermalukan didepan orang lain agar kita bisa lanjut sekolah. Dan demi kita juga, Ibu rela sakit-sakitan agar kita bisa sukses di kemudian hari. Beliau melakukan itu semua tanpa imbalan apapun, tanpa balasan apapun. Yang beliau ingin hanyalah senyum ceria di wajah kita 🙂

Terimakasih.. Ibu..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*