Insiden Tari Bali Diatas Sajadah, Kakanwil Kemenag DKI Minta Maaf

Alfido.com, News – Hai gans.. Akhirnya pihak Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kementrian Agama DKI Jakarta meminta maaf langsung ke publik hari ini mengenai insiden Tari Bali diatas Sajadah yang menggemparkan dunia maya. Kakanwil yang bernama Abdurrahman itu mengatakan dirinya benar-benar minta maaf atas keteledoran Panitia acara HUT ke 70 Kemenag di Jakarta kemarin pagi waktu setempat.

Abdurrahman mengatakan kalau insiden tersebut murni bukan disengaja karena sebelum Tari Bali muncul, sajadah tersebut digunakan untuk Tari Aceh yang dilaksanakan juga diacara tersebut. Tapi karena sangat singkatnya waktu, panitia tidak sempat menggulung karpet sajadah tersebut dan para Penari Tarian Bali keburu masuk dan menari diatas Sajadah.

“Pertama kita mohon maaf pada umat Islam, bahwa kejadian itu di luar kesengajaan tidak ada maksud kita untuk menjadikan sejadah alas untuk menari,” jelas Abdurrahman di kantornya di Jl DI Panjaitan, Jakarta, Senin 4 Januari 2016 dikutip dari detikcom.

“Tari saman ini tarian Islami. Kemudian selesai tari saman, space waktu singkat karena panas, mestinya sajadah digulung. Tetapi karena keteledoran tidak sempat digulung, keburu tari Bali masuk dan tampil,”

“Tapi sajadah itu yang bisa kita pergunakan untuk kegiatan agama di aula seperti buka puasa bersama kegiatan lain,”

“Kita mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Dari lubuk hati saya selaku kantor wilayah DKI Jakarta memohon maaf. Tidak ada niat kita menjadikan sejadah sebagai alas. Sekali lagi itu kealpaan, ketelodoran, mudah-mudahan pertama dan untuk terakhir,”

Foto: Abdurrahman Kakanwil Kemenag DKI Jakarta.

Kejadian Tari Bali diatas sajadah tersebut membuat Umat Muslim di Tanah Air kita marah. Para netizen pun mengecam keras aksi tersebut di sosial media Facebook dan Twitter. Beberapa orang pun menyalahkan pihak Kemenag yang sangat teledor akan hal yang sangat vital itu. Jika hal-hal tersebut sering terjadi tentu akan membuat perpecahan antar Agama di Indonesia. Semoga tidak ada kejadian seperti itu lagi di masa depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*