Duh, Foto Polisi Saat Razia, Pengendara Ini “Dipidana” Rp 250.000

Alfido.com, News – Hai gan, kasus yang berkaitan dengan Polisi kembali muncul di media massa. Kini korbannya adalah pengendara motor yang memfoto Polisi saat melakukan razia. Pengendara tersebut langsung dimintai uang Rp 250.000 karena memfoto Polisi dengan sengaja saat razia. Alasan Polisi tersebut, hanya wartawan dan anggota saja yang boleh memfoto saat razia dilakukan. Emang ada pasalnya ya?

Kejadian ini terjadi di Jombang, Jawa Timur. Di hari Sabtu tanggal 13 Februari 2016 lalu seorang pengendara motor bernama Fajar sedang terkena razia di Jl. Ahmad Yani, Jombang. Fajar pun lolos karena memiliki surat-surat yang komplit dan Polisi tersebut tidak menilangnya. Namun petaka muncul ketika Fajar memotret Polisi yang sedang melakukan razia.

Tiba-tiba fajar didatangi seorang Polisi dan langsung meminta uang kepada Fajar sejumlah Rp 250.000 atas tindakannya tersebut. Bahkan memory handphone Fajar juga diminta oleh Polisi. Polisi tersebut “mengatakan masyarakat sipil yang memfoto razia bisa dikenakan pidana,”

Fajar yang ketakutan lalu menyerahkan uang senilai Rp 250.000 tersebut dan juga memory handphonenya.

Razia Polisi
Razia Polisi (Ilustrasi)

Sementara itu Kepala Unit Patroli Satlantas Polres Jombang Ipda Totok membantah jika anggotanya melakukan hal tersebut karena setiap proses penilangan ada ketentuan pasal dan hukumnya. Ipda Totok pun berjanji untuk mengecek lebih lanjut tentang kebenaran berita tersebut.

Tentunya jika masyarakat dilarang untuk mengabadikan momen razia Polisi, masyarakat akan kesulitan untuk melaporkan oknum-oknum Polisi yang nakal saat melakukan razia seperti kasus “Cirebon Kota Tilang” beberapa waktu yang lalu.

Gimana menurut kalian gan? 🙁

Sumber: Jatim MetroTV, Forum Merdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*