Pemerintah Ancam Usir Leonardo Di Caprio dari Indonesia

Alfido.com – Hai gan, aksi cinta lingkungan Leonardo Di Caprio di Taman Nasional Gunung Leuser Aceh ternyata mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah kita. Bukannya Perhatian Positif, Leo justru mendapatkan perhatian negatif karena sejumlah oknum menganggap Leo hanya menyebarkan “Black Campaign” terkait pembukaan lahan sawit di Indonesia. Leonardo Di Caprio yang baru saja memenangkan Piala Oscar itu sendiri datang bersama temannya (Aktor utama Film King Kong) untuk menyadarkan orang-orang akan pentingnya kelestarian hutan dan satwa.

Leonardo Di Caprio

Bahkan Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham di Indonesia mengatakan bahwa Leonardo Di Caprio trancam dideportasi karena mengancam kedaulatan Indonesia khususnya di sektor perkebunan Sawit. Berikut komentarnya dikutip dari Republika.co.id:

“Kalau ada pernyataan yang mendiskreditkan pemerintah maupun kepentingan Indonesia, dia bisa dideportasi. Karena dia sedang berada di Indonesia, Imigrasi punya hak mendeportasinya. Sehingga kalau dia berada di Indonesia untuk keperluan lain, dengan melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum maupun mengganggu kepentingan Indonesia, maka Imigrasi siap mendeportasi” ucap Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Ronny F Sompie di Jakarta.

Pernyataan Ronny F Sompie mantan Humas Polri itu tentu membuat kita semua mengenyutkan dahi lantaran aksi Leo di Indonesia merupakan aksi sosial yang positif demi pelestarian hutan dan satwa, bukan “mendiskreditkan pemerintah maupun kepentingan Indonesia”.

Leonardo Di Caprio kabarnya saat ini telah mendarat di Jakarta setelah bermalam di Hotel JW Marriot Kota Medan. Leo dan teman-temannya datang dari Jepang dengan menggunakan Pesawat Jet Pribadi dan mendarat di Indonesia sekitar pukul 06.45 WIB hari sabtu lalu. Leo menghabiskan beberapa harinya di Indonesia dengan mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh dan beberapa habitat Satwa liar di Indonesia.

Leonardo Di Caprio Indonesia

Leo sangat prihatin karena pembukaan perkebunan sawit membuat gajah-gajah dan hewan satwa lainnya kesulitan menemukan tempat bertahan hidup dan sumber air minum. Akibatnya mereka rentan menghadapi kematian dan perseteruan dengan manusia-manusia perusak hutan.

Anehnya, salah satu Anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo mencurigai niat Leonardo Di Caprio di Indonesia adalah untuk menyerang Perusahaan Sawit dengan kedok organisas pecinta lingkungan. Firman berharap orang-orang seperti Leo harus diusir karena meresahkan kedaulatan Negara Indonesia ini. Tapi, kenapa pecinta lingkungan harus dimusuhi dan pembakar hutan justru dikasihani? Itulah titik teraneh negeri ini 🙂

Berikut komentar Anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo terhadap aksi peduli lingkungan Leonardo Di Caprio dikutip langsung dari republika.co.id:

“Sasarannya jelas. Pasti dia akan menembak perkebunan kelapa sawit dengan membungkusnya soal lingkungan, oleh karena itu, saya sampaikan kepada Kepala BIN dan Kapolri untuk menindak tegas terhadap kelompok-kelompok tersebut. Saya minta (Ditjen) Imigrasi untuk mendeportasi Leonardo apabila dia terbukti melakukan black campaign sawit kita,” ucap Firman Subagyo.

Hmm, gimana menurut kalian gan?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*